Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Kepulauan Raja Ampat merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Selain potensi alam yang luar biasa, masyarakat lolak khususnya perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam dan masuknya ekonomi berbasis kearifan lokal.
Pemanfaatan bahan alami untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi merupakan salah satu bentuk kearifak lokal yang dapat dikembangkan tanpa merusak lingkungan. Batik ecoprint, sebagai salah satu inovasi berbasis sumber daya hayati alam darat, memadukan seni, budaya dan nilai konservasi melalui pemanfaatan daun, bunga, serta pewarna alami.
Inisiatif penguatan kelompok perempuan di wilayah KKP Raja Ampat melalui keterampilan batik ecoprint diharapkan mampu memperkuat perekonomian rumah tangga, memperluas peran perempuan dalam kegiatan konservasi, serta memperkenalkan identitas budaya lokal yang ramah lingkungan
Program pelatihan ini merupakan bagian dari program BLUD UPTD Pengelolaan KKP Kep. Raja Ampat yang pendanaannya berasal dari BAF/Blue Abadi Fund dan merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan lokal, khususnya mama -mama di wilayah Pulau Fam, Raja Ampat. Kegiatan ini bertujuan memberikan keahlian praktis di bidang fesyen, kerajinan eco-print serta pembekalan pariwisata dan digitalisasi agar mampu mendukung potensi ekonomi lokal, khususnya dalam sektor kreatif dan pariwisata.
Kegiatan Penguatan Kelompok Masyarakat Dalam KKP Kepulauan Raja Ampat (Kelompok Batik Ecoprint) berlangsung pada tanggal 11-17 November 2025 di Kepulauan Fam. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk m emberikan pelatihan keterampilan menjahit, membuat pola, dan teknik ecoprinting sebagai bagian dari industri kreatif berkelanjutan, m emberikan pemahaman tentang dasar potensi pariwisata lokal, perhotelan, dan strategi promosi digital, mendorong kolaborasi antara peserta pelatihan dan pengelolan perhotelan untuk pengembangan produk kreatif dan pemasaran, dan membentuk kelompok usaha lokal yang berdaya guna dan berkelanjutan.