Kawasan Konservasi Perairan di Raja Ampat

Penguatan Kelompok Masyarakat Dalam KKP Kepulauan Raja Ampat Melalui Pelatihan Batik Ecoprint

BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Kepulauan Raja Ampat melaksanakan kegiatan Penguatan Kelompok Masyarakat Dalam KKP Kepulauan Raja Ampat (Kelompok Batik Ecoprint) pada tanggal 16–18 April 2026 di Kepulauan Fam, Raja Ampat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh Blue Abadi Fund (BAF) dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis konservasi dan kearifan lokal.

Pemanfaatan bahan alami untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi menjadi salah satu bentuk kearifan lokal yang dapat dikembangkan tanpa merusak lingkungan. Batik ecoprint hadir sebagai inovasi berbasis sumber daya alam hayati darat yang memadukan seni, budaya, dan nilai konservasi melalui pemanfaatan daun, bunga, serta pewarna alami. Selain memiliki nilai estetika, produk ecoprint juga mencerminkan identitas budaya lokal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program pelatihan ini merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan lokal, khususnya mama-mama di wilayah Pulau Fam, Raja Ampat. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pelatihan keterampilan membuat pola dan teknik ecoprinting sebagai bagian dari pengembangan industri kreatif berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi rumah tangga masyarakat, memperluas peran perempuan dalam mendukung kegiatan konservasi, serta membuka peluang usaha kreatif berbasis potensi lokal.

Penguatan Kelompok Masyarakat dalam KKP Kepulauan Raja Ampat melalui pelatihan Batik Ecoprint menjadi langkah nyata pemberdayaan perempuan lokal yang mengedepankan kreativitas, budaya, dan pelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara peserta pelatihan dengan pengelola sektor hospitality dalam pengembangan produk kreatif dan pemasaran hasil karya ecoprint.

Related News