
Pada tanggal 28 September -03 Oktober 2025, BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) melaksanakan kegiatan lanjutan bertajuk: “Pelatihan Frame Survey dan Pendataan Hasil Tangkapan dengan Metode CODRS” yang berlokasi di Kampung Deer, Kofiau, Raja Ampat. Pada kegiatan tersebut yang melibatkan beberapa perwakilan tim YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara), 10 orang perwakilan nelayan CODRS Area V Perairan Kepulauan Kofiau–Boo yang berasal dari Kampung Deer, Mikiran, dan Dibalal serta bersama beberapa tim monitoring (yang fokus ambil data ikan) dari BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat.
Menurut Muhammat Ridwan, selaku penanggung jawab kegiatan, program CODRS atau Nelayan Peduli ini merupakan hasil kerja sama BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat dengan YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara) guna melakukan pendataan penangkapan ikan melalui nelayan aktif yang langsung menangkap ikan di area tertentu. Selama pendataan perikanan ini, digunakan metode CODRS karena dinilai lebih akurat untuk hasil yang didapat. Kerja sama yang di lakukan menggunakan metode CODRS ini, nelayan dibekali dengan alat spot trace dan juga kamera yang mana spot trace itu digunakan untuk mengetahui dimana lokasi mancing/menangkap ikan dan kameranya itu dipakai guna mengambil foto ikan yang dapat pada saat itu.
‘’Hasil yang tercapai yaitu mendapat tambahan data nelayan aktif yang sering melaut di daerah kofiau, sekitar 30 nelayan aktif di 5 kampung tersebut. Pada kegiatan frame survey sebelumnya di bulan september 2024, nelayan yang terkumpul berjumlah sekitar 80an nelayan. Apabila di tambah 30 nelayan sebelumnya makan jumlah yang terkumpul pada saat ini adalah 100 lebih nelayan’’, pungkasnya.

Tujuan dari kegiatan lanjutan ini adalah agar peserta memiliki kemampuan untuk melakukan frame survey, mengimplementasikan program pendataan hasil tangkapan perikanan dengan metode CODRS dan mengidentifikasi hingga 100 spesies ikan kakap-kerapu laut dalam serta 20 jenis tuna dan pelagis kecil. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat dan memperkuat kemitraan yang telah terjalin dengan nelayan guna menjamin pengelolaan perikanan yang konsisten dan berkelanjutan di wilayah kerja BLUD UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat secara umum, serta di wilayah Kofiau secara khusus.